Rabu, 20 Mei 2009

Membuat Osilator PLL dari Radio/Tape Mobil Bekas

Makassar, 21 Mei 2009.
Ide ini mulanya terpikirkan ketika ingin membuat sebuah osilator PLL FM tapi dengan harga yang relatif murah dan tidak rumit.Berbekal semangat juang 45 dan ada hubungan silaturahmi dengan mbah gogel(search enggine), akhirnya sayapun menulusuri dunia maya untuk mencari artikel yang membahas tentnag osilator PLL. Ada banyak artikel yang membahas PLL saya temukan di internet, namun semua penjelasannya sangat rumit dan semrawut apalagi untuk saya yang masih tergolong orang awam dalam rangkaian PLL. Namun berkat kegigihan dan semangat juang 45 tadi yang begitu membara dalam diri(kayak kata-kata idaten jump ya), akhirnya sedikit demi sedikit saya mulai paham akan prinsip kerja dari oslilator PLL yang menurut pengertian saya, ternyata rangkaian osilator itu sendiri terpisah dari rangkaian PLL. Menurut saya, PLL hanya berfungsi untuk mengontrol kestabilan frekuensi yang dikeluarkan oleh rangkaian osilatornya.
Setelah memahami sedikit tentang ilmu kedikjayaan PLL, pencarianpun saya teruskan, kali ini tetap bersama mbah gogle dan akhirnya saya menemukan sebuah website http://indotronika.awardspace.com yang membahas tentang pembuatan radio penerima FM yang menggunakan osilator PLL dan terkontrol oleh komputer. Pada pembahsan tersebut, rangkaian dibagi dalam tiga bagian yaitu front end unit, PLL unit dan if&demodulator unit. Pada bagian PLL unit, terlihat jelas,bahwa rangkaian ini hanya berfungsi untuk mengatur tegangan keluaran V tune untuk keperluan frekuensi kerja yang diinginkan. sedangkan pada rangkain front end unit, berfungsi sebagai osilator penerima untuk frekuensi FM.

Selasa, 19 Mei 2009

Apasih Workshop Active Itu?

Workshop Acitive merupakan sebuah tempat ngumpul atau komunitas anak muda yang merasa dirinya kreatif dan active melakukan terobosan serta inovasi baru. Didirikan dengan modal persahabatan dan rasa persaudaraan yang besar, kami anak-anak workshop mencoba mengumpulkan dana dari servis elektronik rumah tangga. Dana ini nantinya ditujukan guna mendanai kreatifitas teman-teman yang tentunya dapat diaplikasikan pada masyarakat.
Untuk sementara ini, workshop tengah melakukan pengembangan tidak hanya dibidang servis elektronik, tapi juga dibeberapa bidang, seperti misalnya pembuatan alat-alat praktikum atau trainer untuk sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain itu, Workshop juga berancana akan membuka pelatihan-pelatihan elektronik seperti kursus maintenance komputer, pembuatan robotika dan sebagainya.
Untuk sementara ini workshop hanya mengembangkan sayap dibidang elektronik saja karena kebetulan saat ini all crew workshop memang berlatar pendidikan elektronika, namun tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti, workshop akan mengembangkan kegiatan kreatif lainnya yang tentu diluar dari elektronik karena selama ini workshop masih mencari tenaga-tenaga muda kreatif (mahasiswa) yang memiliki banyak ide kreatif tapi tidak mempunyai wadah untuk mengaspirasikannya.
Untuk bergabung di workshop active, silahkan hubungi saya di nmr 085255378448 atas nama Habsi. ohya, untuk lebih mudahnya, silahkan sms dlu sebelum menelfon, karena kalau langsung nelfon, pasti tidak diangkat (disangka teroris).
Ok....

Minggu, 17 Mei 2009

Merakit Pemancar FM 100Watt.

Makassar,18 Mei 2009. Kali ini saya mencoba memposting hasil karya saya pada tahun 2008 silam, tepatnya ini merupakan sebuah karya tugas akhir saya dalam menyelesaikan studi Diploma 3 di Universitas Negeri Makassar (UNM). Adapun karya tugas Akhir saya waktu itu adalah Desain Pemancar FM 60 Watt Dengan Osilator PLL. namun yang kali ini akan saya bahas secara mendetail hanya pada bagian boster saja, sedangkan untuk rangkaian PLL akan saya bahas dilain kesempatan karena tingkat kesulitannya lumayan rumit. Untuk anda yang masih awam tentang dunia frekuensi khususnya pemancar FM, saya sarankan agar anda mempelajari terlebih dahulu dasar-dasar dari pemancar FM khususnya pada rangkaian boster debelum anda mulai merakit, karena pada pembahasan kali ini, saya tidak akan menjelaskan kembali dasar-dasarnya secara mendetail. Untuk rangkaian boster kali ini, saya menggunakan rangakaian yang saya download di internet. Pemilihan rangkaian ini karena bentuknya sangat simple dan lebih rapi sehingga cocok digunkan untuk keperluan tugas Akhir.
Rangkaian boster ini menggunakan final akhir berupa transistor 2SC2782 yang memiliki daya keluaran minimum 80Watt dengan input sebesar 18Watt, dan untuk keperluan ini, saya menggunakan transistor 2SC1946 sebagai drive nya. Untuk PCBnya sendiri, saya menggunakan PCB dual layer yang banyak dijual di pasaran, dan untuk menghubungkan ground sisi atas dan bawah, digunakan kawat tembaga 0,8mm yang disolder di kedua sisi PCB.
Berdasarkan hasil ujicoba yang saya lakukan terhada rangkaian ini, ada sedikit kesulitan pada saat mengangkat daya penguat akhir mencapai 100Watt. Ini disebabkan oleh komponen L pada keluaran transistor 2SC1946 yang langsung tercetak pada PCB. Ada baiknya komponen ini dibuat ulang dengan menggunakan kawat email 0,8mm sebanyak 2 lilit dengn diameter lilitan 10mm.
Untuk lebih Jelasnya silahkan perhatikan gambar dibwah. Ohya, trimmer yang digunakan merupakan trimmer jenis logam(trimmer Apollo) yang sudah tidak dijual lagi dipasaran. untuk trimmer ini, saya mendapatkan dari radio bekas yang masih terbuat dari kayu. Pemilihan trimmer logam karena memilki daya tahan yang cukup tinggi terhadap panas yang dihasilkan oleh daya transistor penguat akhir.